Benda yang Tidak Boleh Dibawa ke Pesawat

Benda yang Tidak Boleh Dibawa ke Pesawat

Benda yang Tidak Boleh Dibawa ke Pesawat

2484 Page view

Pernah menyaksikan petugas bandara menggelengkan kepala lalu memasukkan barang bawaan Anda ke dalam tempat sampah karena ternyata benda tersebut tidak boleh masuk kabin pesawat? Pernahkah koper Anda dibongkar karena ternyata di dalamnya ada benda yang dilarang dibawa masuk ke bagasi pesawat? Saya pernah mengalami yang pertama (-_-“) Awalnya saya sempat kesal karena sabun cair yang saya beli untuk oleh-oleh harus berakhir di tempat sampah akibat saya lupa menyimpannya di bagasi. Klikers, salah satu hal yang sangat wajib untuk diingat adalah peraturan-peraturan tersebut dibuat demi keamanan dan keselamatan para penumpang pesawat. Nah, supaya jangan sampai ada oleh-oleh ataupun barang bawaan Anda yang terpaksa berakhir di tempat sampah bandara, berikut sedikit panduan benda-benda yang tidak boleh dibawa ke pesawat:

1. Segala bentuk senjata dan benda tajam

Anda dilarang keras untuk membawa berbagai bentuk pisau, pedang, dan berbagai benda tajam lainnya ke dalam bagasi. Juga berbagai jenis senjata api, senapan, katapel, dan senjata mainan. Namun, untuk beberapa jenis senjata yang digunakan untuk keperluan olahraga, boleh dibawa di bagasi check in dengan syarat tertentu.

2. Alat tumpul yang dapat menyebabkan potensi cedera

Anda tidak boleh membawa benda-benda ini untuk dimasukkan ke kabin pesawat: pemukul baseball, tongkat bilyar, dayung, pentungan, tongkat golf, kail pancing, skateboard dan berbagai perlengkapan bela diri. Benda-benda ini wajib untuk disimpan di bagasi check in.

3. Bahan peledak dan zat mudah terbakar, zat kimia dan beracun

(seperti asam, alkali, zat korosif, bahan radioaktif).

4. Produk yang berasal dari hewan

Contohnya seperti susu segar, daging segar, dan produk dari susu semisal keju. Hal ini dikarenakan produk-produk ini dapat mengandung bakteri pathogen yang dapat menginfeksi.

5. Cairan lebih dari 100 ml

Anda tidak boleh membawa cairan lebih dari 100 ml per kemasan ke dalam bagasi kabin. Namun, Anda boleh membawa makanan bayi ataupun obat-obatan yang dikonsumsi selama penerbangan, termasuk makanan diet khusus seperti bagi penderita diabetes.

Jadi bagaimana, dong kalau saya mau membeli souvenir berupa seperangkat pisau dapur? Atau parfum? Atau wine? Lalu, apa saja dong yang benar-benar aman untuk saya bawa di pesawat? Nah, selain yang telah disebutkan di atas, berikut beberapa tips agar Klikers tidak bingung saat packing:

1. Ingat: Anda tidak akan mandi di pesawat, kan?

Perlengkapan Mandi

Perlengkapan Mandi

Ladies, jangan lupa untuk menyimpan kosmetik Anda yang berbentuk cairan, sabun, sampo, dan peralatan mandi lainnya (termasuk parfum) di dalam koper untuk disimpan di bagasi check in. Kecuali jika Anda membawanya dalam botol yang ukurannya tidak lebih dari 100ml, tidak apa bila dibawa ke kabin. Body spray ataupun produk kecantikan lain yang dikemas dalam tabung aerosol sebaiknya tidak usah dibawa saja. Tekanan tinggi di pesawat bisa menyebabkan tabung aerosol meledak (walaupun sebenarnya kasus ini jarang terjadi, sih…)

2. Simpan peralatan kecantikan ini di bagasi check in:

Peralatan manicure

Peralatan manicure

Kategori benda tajam itu cukup ketat. Gunting kuku, gunting kecil, pinset alis, pisau cukur jangan lupa disimpan di dalam bagasi check in. Manikurnya nanti saja kalau sudah sampai di tempat tujuan :D

3. Tidak perlu membawa bekal air minum terlalu banyak

air mineral kemasan

air mineral kemasan

Bawa secukupnya saja untuk diminum sebelum Anda check in di Bandara. Dan tidak usah keukeuh juga ingin “menyelundupkan” sebotol air minum di bagasi jinjing Anda karena pasti bakal ketahuan oleh petugas X-ray :p Jika Anda haus, di bandara banyak kok yang menjual air minum. Namun, jika Anda membawa bayi atau anak kecil, biasanya Anda masih dibolehkan untuk membawa air minum.

4. Belanja di Duty Free

Duty Free

Duty Free

Jika Anda ingin membeli wine atau minuman keras lainnya, lebih baik Anda membelinya di Duty Free. Ini pilihan yang lebih baik dibandingkan membeli wine/minuman keras di kota/negara yang Anda kunjungi lalu menyimpannya di bagasi check in. Selain ada risiko botol pecah, harganya pun lebih mahal dan ada kemungkinan tidak lolos di bea cukai. Namun perlu diingat bahwa satu orang hanya boleh membawa maksimal 1 liter. Juga tolong jangan membuka segel plastik pembungkus minuman keras tersebut sebelum Anda sampai di tujuan.

5.Obat-obatan

obat-obatan

obat-obatan

Jika Anda harus membawa obat-obatan, jangan lupa untuk membawa serta resep dokter. Tidak perlu membawa dalam jumlah yang berlebihan.

6. Mengisi Formulir Bea Cukai di Pesawat

Formulir Bea Cukai

Formulir Bea Cukai

Saat Anda pulang kembali ke Indonesia, Anda akan disuruh mengisi formulir untuk pemeriksaan Bea Cukai. Isilah dengan jujur, terutama bila Anda terlanjur membeli souvenir yang termasuk benda yang wajib dilaporkan (declared), misalnya pisau dapur, senjata tajam, obat-obatan, produk hewan dan tumbuhan. Tidak berarti bahwa barang-barang yang Anda laporkan ini terlarang. Namun Anda harus melewati pemeriksaan di Bea Cukai. Jika Anda nggak mau ribet, mungkin saat berbelanja souvenir, Anda bisa memilih souvenir yang lebih “aman”.

Semoga tips di atas dapat membantu Anda. Bagi yang bepergian di wilayah Indonesia dan belum mendapat hotel, Tiket Pesawat, Tiket Kereta Api, bisa pesan di DOLOK T&T ya! :-) Have a nice flight!

Sumber : http://klikhotel.com

Kapan & Darimanapun Siap Melayani