Citilink Berlakukan Tarif Batas Bawah 40 Persen

Citilink Berlakukan Tarif Batas Bawah 40 Persen

Citilink Berlakukan Tarif Batas Bawah 40 Persen

1495 Page view

Jakarta, 16 Januari 2015 – Maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia sejak 15 Januari 2014 telah memberlakukan tarif penerbangan batas bawah atau tariff terendah sebesar 40% dari tarif batas atas sesuai pengelompokkan yang ditentukan pemerintah disemua rute penerbangan yang dimiliki Citilink.

“Pemberlakuan tariff batas bawah tersebut sesuai dengan ketentuan Kementrian Perhubungan melalui Peraturan Menteri Perhubungan No.91 Tahun 2014 yang mengharuskan maskapai penerbangan wajib menerapkan batasan tarif normal yang merupakan tarif jarak terendah sampai tarif jarak tertinggi,” kata pelaksana tugas President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, Jumat.

Albert menjelaskan, pemberlakukan tarif batas terendah seperti yang diminta pihak regulator sudah diberitahu kepada semua perwakilan Citilink di seluruh Indonesia dan sudah berlaku serentak sejak Kamis lalu (15/1) sesuai aturan baru dari Kemenhub yang dikeluarkan pada 30 Desember 2014.

Lebih jauh Albert mengatakan, hendaknya Kementerian Perhubungan juga mengawasi secara ketat implementasi dari PM No.91/2014 terhadap semua maskapai penerbangan sehingga aturan tersebut betul-betul di patuhi dan tidak ada yang melanggar.

Citilink menyadari bahwa secara umum aturan itu dikeluarkan sebagai upaya untuk memperbaiki iklim dunia penerbangan nasional agar menjadi lebih baik,” kata Albert yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Keuangan Citilink.

Sesuai PM No.91/2014, tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri di hitung berdasarkan tiga komponen  utama, yaitu tarif jarak; Pajak Pertambahan Nilai (PPN); dan Iuran Wajib Asuransi Pertanggungan Kecelakaan Penumpang (IWJR).

Sementara itu, besaran tarif berdasar kelompok pelayanan dibagi dalam tiga kelas pelayanan, yaitu Full Service dengan penetapan tarif 100% dari tarif maksimum; kelompok pelayanan Medium Service tarif setinggi tingginya 90 % dari tarif maksimum dan LCC (no frills services) penetapan tarif setinggi tingginya 85 % dari tarif maksimum.

Citilink merupakan Badan Usaha Angkutan Udara Kelompok Pelayanan No Frill (LCC), sehingga penetapan besaran tarif setinggi-tingginya adalah sbb:

  • Badan usaha angkutan udara wajib menetapkan besaran tarif normal
  • Tarif Normal merupakan tarif jarak terendah sampai dengan tarif jarak tertinggi
  • Tarif normal tidak boleh melebihi tarif jarak tertinggi yang di tetapkan oleh Menteri dan sesuai dengan kelompok Pelayanan yang di berikan.
  • Badan usaha angkutan udara dalam menetapkan tarif normal serendah rendahnya 40 % dari tarif batas atas sesuai Kelompok Pelayanan yang di berikan.

 

Tentang Citilink

Citilink adalah anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang menyediakan jasa penerbangan berbiaya murah (LCC). Citilink melayani penerbangan dengan sistem dari kota ke kota menggunakan model usaha pesawat berbiaya murah. Berbasis di Jakarta dan Surabaya, di Desember 2014 Citilink melayani 182 frekuensi penerbangan harian dari Jakarta dan Surabaya ke 23 kota tujuan.

Adapun kota-kota tujuan terseut adalah; Batam, Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Yogyakarta, Medan, Palembang, Padang, Makasar, Pekanbaru, Lombok, Bengkulu, Jambi, Semarang, Malang, Kupang, Pangkal Pinang, dan Tanjung Pandan, Solo, Surabaya,dan Palangkaraya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Citilink dapat mengunjungi: www.citilink.co.id, halaman fanpage di Facebook (Citilink) dan di Twitter (@citilink). Sebagai bukti keberhasilan dalam komitmennya meningkatkan pelayanan pada pelanggan, Citilink telah meraih beberapa penghargaan, antara lain, dari Indonesia Travel and Tourism Foundation untuk kategori Leading Low Cost Airline 2011/2012, The Budgies and Travel Awards 2012 untuk kategori Best Overall Marketing Campaign, penghargaan Service To Care Award 2012 untuk Airlines Category dari Markplus Insight, dan Indonesia Leading Low Cost Airlines selama empat tahun berturut-turut yaitu 2011, 2012, 2013, 2014 dari ITTA Foundation serta Maskapai Penerbangan Nasional Terbaik oleh Adikarya Wisata Award 2012.

 

Sumber : http://www.citilink.co.id/citilink-berlakukan-tarif-batas-bawah-40-persen/

Kapan & Darimanapun Siap Melayani